Senin, 04 Oktober 2010


Bubur "Hostes" hingga "Kepiting Terkubur"
Sabtu, 8 November 2008 | 06:43 WIB
Siapa tak kenal ”Mabes” atawa Mangga Besar di Jakarta Barat? Mabes merupakan kawasan wisata malam yang tak pernah tidur. Wilayah itu memang tetap terjaga dari pagi hingga pagi berikutnya.
Maka jangan heran bila bermacam kuliner banyak tersedia di sana. Carilah makanan kegemaran Anda, dijamin Anda akan kebingungan memilihnya karena banyak variasi menu, harga, maupun tempatnya.
Salah satu jenis kuliner yang berkembang adalah bubur. Jalan Mangga Besar I di belakang Hotel Jayakarta merupakan kawasan paling banyak memiliki restoran bubur. Ada lima restoran bubur di sana. Rata-rata restoran buka dari pagi sampai tengah malam, tetapi ada juga satu-dua restoran tetap melayani pembeli hingga dini hari atau pagi berikutnya.
Sekalipun buka hingga 22 jam setiap hari, restoran itu tak sepi pembeli karena justru waktu bubaran diskotek atau karaoke, restoran bubur di Mangga Besar panen pembeli.
Nanto, petugas keamanan di kawasan jalan itu, mengatakan, biasanya pulang dugem—bahas gaul untuk dunia gemerlap—banyak orang nyari bubur. Para hostes atau pramusaji di diskotek atau tempat hiburan lain pun kerap mencari bubur. Untuk memudahkan penyebutan, kalangan tertentu menyebut restoran bubur di Jalan Mangga Besar sebagai bubur ”hostes”.
Sifat bubur yang tak terlalu mengenyangkan dan disantap panas, sehingga membuat perut nyaman rupanya menjadi penyebab mengapa jenis makanan ini banyak dipilih orang.
Harap maklum bila lewat tengah malam restoran bubur di Mangga Besar dan Jalan Hayam Wuruk seperti Furama yang buka hingga pukul 04.00 masih didatangi tamu. Suasana sama tampak di Bubur Kwangtung, Jalan Pecenongan, yang agak jauh dari pusat hiburan malam di Ibu Kota. Tamu yang datang ke Kwangtung biasanya memilih bubur ”kepiting terkubur” yang menyajikan tubuh kepiting telur terkubur setengah badan di lautan bubur.
”Saya pernah mengajak kawan makan di sini pukul 01.00. Eh, harus ngantre dulu untuk dapat kursi,” kata Putra, penggemar bubur hostes.
Pada hari Kamis (6/11) pukul 02.00, orang tetap datang dan pergi ke restoran penyedia bubur di daerah Mabes maupun Pecenongan.

Tidak ada komentar: