Sabtu, 23 Oktober 2010

Investasi Real Estate di Asia Menjanjikan Hingga Akhir 2010
Whery Enggo Prayogi - detikFinance

Jakarta - Penempatan investasi pada real estate di kawasan Asia Pasifik hingga akhir 2010 diprediksi terus meningkat, seiring pertumbuhan ekonomi kawasan yang menjanjikan.

Investasi di kawasan Asia Pasific hingga akhir tahun ini, menurut perusahaan konsultan properti, Cushman & Wakefield dalam laporan 'Economic Pulse' bisa mencapai US$ 257,2 miliar. Kawasan Asia Pasific meninggalkan Amerika dan Eropa yang masing-masing US$ 79,37 miliar dan US$ 125,21 miliar.

Angka US$ 257,2 miliar sebagian besar masuk dalam instrumen investasi pasar properti. Alasan utama adalah menguatnya ekonomi dan pasar secara fundamental. Menurut Managing Director, Research, Asia Pacific, Sigrid Zialcita, tingkat pertumbuhan GDP di negara-negara Asia terbukti paling tinggi hingga semester I-2010.

"GDP negara Cina bahkan mengungguli Jepang sehingga menjadikannya negara eksportir terbesar dan negara dengan perekonomian terbesar kedua di dunia dan kini merupakan kontributor terbesar atas pertumbuhan tingkat GDP dunia," demikian isi laporan yang diterimadetikFinance, Sabtu (23/10/2010).

Dengan semakin kuatnya fundamental ekonomi di Asia Pasific, menjadikan permintaan kantor meningkat. Haga sewa ruang kantor pun meningkat di beberapa negara, seperti Cina, Hongkong dan Singapore.

"Harga sewa ruang kantor telah stabil dan membaik setelah terjadinya penurunan di tahun 2008. China, Hong Kong, dan Singapura melaporkan kenaikan harga sewa ruang kantor dalam dua kuartal terakhir, sedangkan negara-negara lainnya dalam kondisi stabil," paparnya.

Khusus pasar Indonesia, permintaan akan ruang perkantoran diharapkan akan terus meningkat, karena kebijakan fiskal dan keuangan negara yang tetap akomodatif, untuk menjaga pertumbuhan ekonomi. Bahkan akan terjadi permintaan yang berlebih khususnya di CBD Jakarta hingga tahun 2011.

"Sementara pasokan ruang perkantoran baru ke pasar non-CBD juga akan bertambah di 12 bulan ke depan dan kemungkinan akan dapat menahan kenaikan tingkat hunian. Harga sewa juga diharapkan naik seiring dengan tingkat hunian yang meningkat," imbuh Managing Director, Cushman & Wakefield Indonesia David Cheadle.

Tidak ada komentar: