Sabtu, 20 November 2010


PENYAKIT YANG BIASA MENYERANG IKAN HIAS & CARA PENGOBATANNYA
Sering kali hobbies koi mengalami gangguan dalam pemeliharaan ikan hias yang disebabkan berbagai macam hama dan penyakit. Seringkali kurangnya pengetahuan dan keterlambatan penanggulangan atau adanya kesalahan pemberian obat menyebabkan kematian ikan hias kesayangan. 
Secara garis besar penyakit ikan hias dapat di kelompokkan menjadi tiga jenis penyebabnya, yakni : parasit, bakteri,dan virus, selain akibat ikan hias mengalami stress yang berkelanjutan, teruma pada ikan hias yang mudah stess misalalkan ikan koi
Diantara semua penyebab penyakit ikan hias yang paling berbahaya adalah penyakit yang disebabkan oleh virus, apabila tidak segera diobati akan menyebabkan kematian dalam waktu singkat hanya dalam satuan hari, dan dapat menjadi wabah yang menyebabkan kematian massal bila ikan hias  yang terjangkit tidak segera di karantina dan di obati.
Dalam melakukan pengobatan terhadap ikan hias yang sakit hendaknya kita harus terlebih dahulu mengenalijenis penyakit dan penyebabnya sehingga dapat dengan tepat memberikan obat yang sesuai dengan penyakit yang diderita. Pemberian obat yang salah dapat mengakibatkan  hal yang fatal pada ikan hias bahkan dapat menyebabkan kematian pada ikan hias.

Berikut ini beberapa jenis penyakit yang biasa menyerang ikan hias pada umumnya,

LUKA PADA TUBUH IKAN – BOROK ( ULCER )

ulcerluka borok
                                                      ( ulcer - luka borok ) 

Penyakit ini biasanya disebabkan oleh perilaku ikan hias itu sendiri biasanya akibat stress, misalkan merusaha untuk melompat, atau menabrak ornament kolam / akuarium sehingga menyebabkan luka.
Bisa juga akibat lain misalkan gatal akibat kutu sehingga ikan menggesek – gesekkan badan yang bisa menyebabkan luka.
Ada kalanya luka yang sampai mengeluarkan nanah ( lendir berwarna putih susu kekuningan ) atau berlendir lainnya disebabkan oleh infeksi yang sistemik yang biasanya juga akan dibarengi dengan berbagai dampak penyakit lainnya.

Pencegahan :
  • Hindari penggunaan ornament kolam yang permukaannya kasar/tajam
  • Untuk ikan baru sebaiknya disesuaikan dulu kondisi suhu dengan tempat baru dengan cara merendam dalam kantong plastic ke dalam lingkungan baru.

Pengobatan :
Perendaman ikan hias dengan menggunakan GESUND BL 250, selama 45-60 menit dalam wadah tersendiri ( sesuai petunjuk kemasan ), lakukan setiap hari selama 1- 2 hari atau menurut kebutuhan teruma pada ikan yang lukanya sampai mengeluarkan nanah minimal sampai nanah tidak terlihat.

Pemberiaan Gesund safe pada wadah karantina sangat dianjurkan, setelah proses pengobatan gunakanGesund Biotika untuk memulihkan system pencernaan.

Untuk kasus luka ringan yg belum sampai mengeluarkan nanah pengobatan cukup dengan menggunakanGESUND blue magic

 Catatan
  • Selama proses pengobatan jangan memakai media filter kimia, misalkan carbon, ceramic ring, batu zeloid, dll.
  • Penggunaan filter biologi tidak bermasalah pada pengobatan namun dapat merusak sisitem filtrasi biologi



SISIK MENGEMBUNG - DROPSI

               dropsi   
                                ( dropsi - sisik mengembung )

Penyakit ini disebabkan bakteri, biasanya penyakit ini timbul karena lingkungan hidup yang kurang baik, dan lingkungan tercemar sisa makanan atau sisa metabolisme.

Pencegahan :
Hindari ikan dari ikan lain yang terinfeksi, penggunaan filtrasi yang baik, atau perawatan rutin perangkat filter dan lingkungan hidup secara berkala sesuai kemampuan kapasitas alat filtrasi.

Tanda – tanda penyakit ini :
  • sisik terangkat keatas dan akhirnya terkekupas
  • sisik yg terinfeksi biasanya tampak seperti duri yang berbentuk seperti pyramid
  • biasanya menyerang sisik kemudian menyebar ke seluruh tubuh.

Pengobatan :
Dapat menggunakan GESUND blue magic dengan dosis 1 gr untuk 400 liter air untuk ikan yang sudah terjangkit parah dengan dosis 1 gr untuk 200 liter air, selama 1-2 hari atau sampai tanda – tanda fisik terlihat sudah sembuh.
Penambahan GESUND safe sangat dianjurkan terutama pada ikan yg sudah terjangkit parah
Setelah proses pengobatan selesai tambahkan GESUND biotika

Catatan :
  • Selama proses pengobatan jangan memakai media filter kimia, misalkan carbon, ceramic ring, batu zeloid, dll.
  • Penggunaan filter biologi tidak bermasalah pada pengobatan namun dapat merusak sisitem filtrasi biologi.


PENYAKIT LUMPUR  
Penyakit ini biasanya menyerang ikan akibat dari system filtrasi yang tidak mumpuni atau pergantian air yang terlambat. Biasanya timbul akibat pemberian pakan yang berlebihan terutama makanan yang mengandung protein tinggi, akibat kulit ikan iritasi serta timbulnya bakteri yang menginfeksi pembuluh darah.

Pencegahan :
Penggunaan system filtasi yang baik dan hindari pemberiaan pakan berlebihan.

Tanda – tanda penyakit ;
Badan ikan seperti terlumuri lumpur berwarna putih kekuningan hingga kecoklatan /keunguan .

Pengobatan :
Penggunaan GESUND blue magic untuk kasus ringan atau  penggunaan GESUND BL 250 diperlukan bila kasus sudah parah.

Catatan:
  • Selama proses pengobatan jangan memakai media filter kimia, misalkan carbon, ceramic ring, batu zeloid, dll.
  • Penggunaan filter biologi tidak bermasalah pada pengobatan namun dapat merusak sisitem filtrasi biologi.


BUSUK INSANG, SIRIP, EKOR, BADAN IKAN – GILL ROT, FIN ROT, TAIL ROT, BODY ROT )

 fin rot body rot gill rot

Penyakit ini menyerang pada insang,badan,ekor, maupun sirip ikan hias

Pencegahan :
dengan menciptakan kondisi air yang baik, hindari ikan dari ikan yang sudah terjangkit.

Tanda – tanda :
  • Ikan berkurang nafsu makannya dan tampak menyendiri serta  malas untuk menggerakkan insangnya.
  • Untuk memastikan ikan dapat diangkat serta dilihat insangnya, insang yang terjangkit biasanya berwarna putih hingga  biru kehijauan.

Pengobatan :
Penggunaan GESUND blue Magic sesuai dosis, pengunaan GESUND biotika setelah proses pengobatan selesai.

Catatan
  • Selama proses pengobatan jangan memakai media filter kimia, misalkan carbon, ceramic ring, batu zeloid, dll.
  • Penggunaan filter biologi tidak bermasalah pada pengobatan namun dapat merusak sisitem filtrasi biologi.


BERCAK PUTIH – WHITE SPOT – ICH
Penyakit disebabkan oleh parasit ichtyophtirius

                                 white spot 
                                                             ( white spot )
Pencegahan :
Hindari ikan dari ikan lain yang terjangkit

Tanda – tanda :
Muncul bercak – bercak putih pada tubuh ikan.

Pengobatan :
GESUND blue magic sesuai dosis, pemberian GESUND biotika setelah pengobatan selesai untuk memulihkan system pencernaan.

Catatan:
  • Selama proses pengobatan jangan memakai media filter kimia, misalkan carbon, ceramic ring, batu zeloid, dll.
  • Penggunaan filter biologi tidak bermasalah pada pengobatan namun dapat merusak sisitem filtrasi biologi.


Atau dapat juga menggunakan GESUND magic parasite


BUSUK MULUT
Penyakit ini biasanya di timbulkan oleh bakteri fexibakter columnaris.

Pencegahan :
Hindari ikan dari ikan lain yang terjangkit

Tanda – tanda ;
Mulut ikan tambak putih seperti di tumbuhi jamur

Pengobatan :
GESUND blue magic sesuai dosis, pemberian GESUND biotika setelah pengobatan selesai untuk memulihkan system pencernaan.

Catatan
  • Selama proses pengobatan jangan memakai media filter kimia, misalkan carbon, ceramic ring, batu zeloid, dll
  • Penggunaan filter biologi tidak bermasalah pada pengobatan namun dapat merusak sisitem filtrasi biologi.


Atau dapat juga menggunakan GESUND magic parasite sesuai dosis anjuran


PENYAKIT KAPAS – CATTON WOOL

Penyakit ini di timbulkan oleh jamur saprolegnia

Pencegahan ; hindari ikan dari ikan lain yang terjangkit

Tanda – tanda : munculnya serabut putih yang menempel pada tubuh ikan yang sangat menyerupai kapas.


Pengobatan :
GESUND blue magic sesuai dosis, pemberian GESUND biotika setelah pengobatan selesai untuk memulihkan system pencernaan.

Catatan:
  • Selama proses pengobatan jangan memakai media filter kimia, misalkan carbon, ceramic ring, batu zeloid, dll.
  • Penggunaan filter biologi tidak bermasalah pada pengobatan namun dapat merusak sisitem filtrasi biologi.

Atau dapat juga menggunakan GESUND magic parasite


AEROMONAS,BLOOD STREAKS

 blood streaks
                       ( blood streaks )

Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Aeromonas hyrophilia, biasanya penyakit ini terjadi bersamaan dengan blood streaks,fin rot,tail rot biasa timbul karena lingkungan hidup yang kurang baik.
Pengobatan untuk penyakit ini gampang – gampang susah karena memerlukan tingkat kesabaran yang tinggi. Pengobatan secara instant dapat juga dilakukan namun biasanya akan timbul kembali dalam beberapa waktu singkat,ikan mati satu persatu.
Sangat dianjurkan untuk melakukan pengobatan secara tuntas hingga tidak merepotkan dan menghindari kemungkinana terburuk kematian massal.   

Pencegahan :
  • Hindari ikan dari ikan lain yang terjangkit.
  • Perawatan kolam dan filtrasi secara berkala menurut kemampuan kapasitas filtrasi.

Tanda – tanda
Pada awalnya sirip atau ekor terlihat suram kemudian membusuk dan menimbulkan bekas luka seperti berdarah kemudian meyebar keseluruh tubuh, bila sudah parah akan menyerang tubuh ikan sehinnga tubuh ikan seperti memerah seperti terlihat pembuluh darahnya atau seperti lebam bekas luka terpukul.

Pengobatan :
Pada kasus awal dapat menggunakan GESUND blue magic dicamur dengan GESUND safe

Untuk kasus parah dapat di treatment dengan GESUN BL 250 diwadah tersendiri kemudian dimasukkan dalam wadah lain yang sudah disiapkan dengan campuran GESUNND blue magic , dengan ½ dosis anjuran.

Untuk kasus berat sebaiknya menaikan suhu air ke tingkat 28-30 C, setelah tanda fisik sembuh suhu di turunkan perlahan hingga mencapai suhu ruang, dan pengobatan tetap di lanjutakan, hal ini berguna untuk menonaktifkan bakteri sehingga sakit ikan berkurang, namun bakteri belum musnah.
Setelah mencapai suhu ruang pengobatan dilanjutkan 2-5 hari sesuai kebutuhan untuk benar-benar memusnahkan bakteri yang ada.


BERBAGAI KUTU, KUTU JARUM,PARASIT LAIN- FISH LICE 

  anchor worm  kutu ikan
                  ( kutu jarum / anchor worm)                                              ( kutu ikan )
     
Tanda – tanda :
  • Terlihat ada binatang bulat berwarna bening menempel pada badan dan sirip ikan ( kutu )
  • Ada semacam jarum menancap pada sirip atau badan koi ( kutu jarum, anchor worm )
  • Tampak jamur bergerombol menempel pada ikan ( hexamita )

Ikan biasa nya sering flashing, melompat, atau menggesekkan badannya pada dinding.

Pengobatan : GESUND magic parasite


MATA BENGKAK & MATA BERKABUT ( POPPING EYE & CLOUDY EYE )

Mata bengkak sebenarnya tidak berbahaya namun akan merusak keindahan ikan hias

 cloudy & popping eye
                   ( cloudy & popping eye )

Tanda – tanda ;
Mata ikan membengkak seperti hendak keluar

Pengobatan :
GESUND BL 250 sesuai cara pemakaian dan pemberian gesun biotika setelah pengobatan selesai.


BINTIL / CACAR / JERAWAT
Penyakit ini biasa menyerang pada bagian sisik ikan, yang di timbulkan  sejenis cacing yg hidup dibawah sisik ikan.

Tanda – tanda :
Ada bintil berwarna merah di sisik ikan meyerupai bintil – cacar atau jerawat, bila di congkel ada semacam cacing kecil didalamnya.

Pengobatan :
GESUND magic parasite sesuai dosis anjuran.


INTERNAL INFEKSI
Dari berbagai penyakit yang biasa menyerang ikan hias, internal infeksi merupakan penyakit yang paling menakutkan, bukan karena sulitnya penyembuhan melaikan karena sulitnya untuk pendeteksian secara dini sehingga dapat segera di obati, seringkali kita tidak dapat mengetahui kalau ikan sakit. Hal ini sering terjadi pada ikan ukuran hias kecil.
Yang cukup mudah di deteksi adalah untuk jenis ikan koi, biasa ikan diam menyendiri dan berpisah dari kelompok namun tidak terlihat tanda – tanda secara fisik kalau ikan sakit.

Tanda – tanda :
Secara fisik tidak ada tanda – tanda, biasanya ikan renang timbul tenggelam, kehilangan keseimbangan, dan tidak mampu berenang secara normal.

Pengobatan :
Perendaman ikan hias dengan menggunakan GESUND BL 250, selama 45-60 menit dalam wadah tersendiri ( atau sesuai petunjuk kemasan ), lakukan setiap hari selama 5 - 7 hari atau menurut kebutuhan hingga ikan terlihat lincah.
Pemberiaan Gesund safe pada wadah karantina sangat dianjurkan, setelah proses pengobatan gunakanGesund Biotika untuk memulihkan system pencernaan.

Atau agar pengobatan cepat dengan mencampurkan GESUND BL 250 ke makanan ikan dengan dosis 50-75 mg / kg berat badan / hari selama 3-5 hari berturut – turut. Sangat dianjurkan untuk menambahkan madu atau gula pada pengobatan untuk ikan koi, agar tidak trauma terhadap makanan.

Untuk kasus infeksi ringan / infeksi dini pengobatan cukup dengan menggunakan GESUND blue magic


PENTINGNYA DESIGN DISTRIBUSI AIR PADA KOLAM IKAN KOI
Dalam perencanaan design suatu kolam ikan selain unsur keindahan dan estetika yang harus kita perhatikan adalah rencana pendistribusian air. Pendistribusian air sangat erat kaitannya dengan keindahan itu sendiri. Sering kali dalam perencanaan design kolam yang diperhatikan hanyalah design model kolam dari unsur estetikanya saja. Distribusi air dalam suatu kolam sangat erat kaitannya dengan sistim filtrasi kolam. Sistim filtrasi kolam inilah yang nantinya akan menentukan keindahan kolam secara keseluruhan. Sebagus apapun bentuk fisik suatu kolam dengan sistim filtrasi yang buruk akan terlihat jauh lebih buruk apabila dibandingkan dengan kolam dengan bentuk design biasa saja namun memiliki sisitim filtrasi yang ideal. Karena nantinya suatu kolam akan bukan hanya kita nikmati bentuk fisiknya saja namun yang kita nikmati adalah keseluruhan kolam itu sendiri, yang meliputi design dan bentuk kolam,isi kolam,termasuk air dan penghuninya.
Selain unsure “mata” diatas yang lebih penting adalah unsure “hati”. Dapatkah saudara bayangkan anda memiliki sebuah taman beserta kolamnya yang sangat indah laksana  di kayangan namun airnya keruh dan bila kita isi ikan usianya selalu tidak lebih dari seumur jagung ?
Dalam perencanaan sistim distribusi air pada kolam ikan menyangkut dua bagian utama, yakni distribusi air di dalam kolam itu sendiri dan pada sistim filtrasi.
Distribusi air didalam kolam yang baik adalah yang mampu mendistribusikan air bersih secara pada keseluruhan kolam dan mampu mengarahkan air kolam pada titik tertentu yang kita inginkan untuk kita arahkan ke sistim filtrasi.

Demikian juga halnya didalam sisitim filtrasi, dalam ini hal yang harus kita buat adalah mengatur sedemikan rupa dengan keterbatasan ruang kita dapat membuat sepanjang mungkin alur distribusi airuntuk dapat melalui media filter yang telah kita siapkan. Pada prinsipnya semakin panjang jalur distribusi air melewati media filter akan menjadi lebih baik

Selain distribusi air pada dua bagian utama kolam, yang paling utama adalah jalur penghubung antara sistim filtrasi dengan kolam serta air dari kolam ke sistim filtrasi. Hal ini sangat penting karena akan sangatberpegaruh pada perencanaan pemakain kapasitas pompa air nantinya.

Design dan perencanaan  jalur penghubung antara kolam dan sisitim filtrasi inilah yang menjadi kunci secara keseluruh pada distribusi air secara menyeluruh pada design sistim filtrasi dan kolam secara keseluruhan, disamping pada perencanaan pemakain konsumsi listrik pada kolam yang kita rencanakan.

Design jalur disribusi air yang ideal hendaknya tidak melawan hukum hukum alam yang berlaku sehingga dapat menghemat penggunaan energi listrik, dengan demikian penggunaan energi listrik dapat lebih efisien.
Pemakain dalil – dalil fisika dalam perencanaan kolam merupakan suatu hal yang amat membantu kinerja kolam secara keseluruhan, misalkan kita ambil contoh hukum bejana berhubungan dan sebagainya.

Kolam yang ideal adalah sebuah kolam dengan grand design yang menggabungkan antara unsur seni, tehnik, dan pengetahuan biologi yang baik yang dilandasi akan kecintaan akan sebuah hobby yang ditopang oleh dukungan financial yang cukup. Niscaya dengan pemahaman tersebut akan dapat menghasilkan sebuah mahakarya yang tidak hanya nikmat di pandang  “mata” namun sejuk di hati. 

Dalam perencanaan pembuatan kolam hendaknya direncanakan secara matang. Menurut pengalaman penulis sendiri banyak sekali hobbies yang merombak kolam yang telah selesai di buat karena kesalahan sistim distribusi air dan filtrasi yang mana dari segi pembiayaan pun menjadi berlipat ganda. Yang mana biaya bongkar dan membuat ulang sisitim filtrasi dan distribusi air dapat dihilangkan dengan perencanaan yang matang. Disamping efek – efek negative lainnya seperti ra
KAPASITAS POMPA UDARA ( AIR PUMP )
Pompa udara ( air pump ) yang sering juga disebut blower atau aerator sebenarnya merupakan salah satu alat yang sangat vital peranannya dalam pemeliharaan ikan baik dalam kolam,akuarium maupun tambak atau apapun wadah pemeliharaan ikan lainnya
Semua binatang memerlukan oksigen untuk melangsungkan kehidupannya tampa terkecuali, sehingga kandungan oksigen dalam air menjadi hal yang begitu penting.

Besar kecilnya konsumsi oksigen dalam komunitas air ditentukan oleh banyak sedikitnya mahluk hidupdalam air tersebut.Dalam hal ini tidak hanya binatang atau hewan peliharaan kita saja yang mengkonsumsi oksigen tetapi semua atau seluruh mahluk hidup yang hidup didalam komunitas tersebut. Sebagai contoh dalam kolam koi, yang mengkonsumsi oksigen tidak hanya ikan koi, ada berbagai jenis bakteri yang juga mengkonsumsi oksigen, terutama berbagai macam bakteri pengurai yang tumbuh di dalam system filter biologi, dan juga berbagai jazat renik lainya, termasuk beberapa parasite, baik yang menguntungkan atau merugikan.
Jadi perhitungan penggunaan kapasitas pompa udara memang bersifat lebih komplek dari pada perhitungan penggunaan kapasitas pompa air. Sebagai salah satu elemen dasar dalam perhitungan penggunaan pompa udara, yaitu dari segi konsumsi udara saja sudah cukup rumit dan sangat  sulit untuk dapat diperhitungkan secara matematis.

Selain dari faktor konsumsi udara ada beberapa elemen lain yang sangat mempengaruhi pemilihan kapasitas pompa udara yang sesuai.Sama halnya dengan perhitungan kapasitas pompa air, jalur distribusi udara dari pompa sampai pada pelepasan akhir juga sangat berpengaruh, termasuk pemilihan air stone( batu aerasi, bubble makers, batu pemberat selang udara ) yang ideal dan berkualitas.

Air stone yang baik adalah air stone yang mampu melepas udara dalam air dengan tekanan udara yang rendah agar dapat menjaga pompa udara dapat bekerja secara maksimal, serta mempunyai bidang pelepasan udara yang luas sehingga dapat memberikan asupan oksigen yang maksimal pada air mengingat adanya batasan kemampuan penyerapan oksigen dalam air.

                   air stone ideal                      air stone permukaan luas
                  ( air stone dengan permukaan luas )          ( air stone tekanan rendah )

Peletakan pompa udara juga menjadi salah satu faktor penentu besar kecilnya perhitungan pompa udara. Kita ambil saja contoh pompa udara yang kita letakkan di dalam ruangan dengan pompa udara yang di luar ruangan akan mempengaruhi penentuan kapasitas pompa udara yang kita perlukan.
Begitu dengan letak geografis kolam itu sendiri. Semisal kita ambil contoh kolam yang berada di Jakarta akan berbeda keperluan besar kecilnya kapasitas pompa udaranya bila dibandingkan dengan kolam yang berada di bogor  atau Surabaya.
Begitu juga misalkan kolam ikan yang berada di Surabaya,Sidoarjo,Gresik,Tuban, dan seterusnya bila dibandingkan dengan kolam yang berada di Malang, Batu, Cisarua.

Mungkin anda akan bertanya apa pengaruh posisi letakletak geografis, iklim daerah terhadap kapasitas pompa udara ? Jawabanya sebenarnya sangatlah sederhana namun banyak yang mengabaikan hal ini padahal hal ini bersifat sangat mendasar.

Yang perlu kita pahami disini fungsi pompa udara adalah alat untuk memompa udara kedalam air, bukan mesin pembuat oksigen.
Jadi yang dilakukan oleh pompa udara adalah memompa udara kedalam air bukan oksigen , sedangakan oksigen ( yang diperlukan oleh ikan dan lainya ) hanya sebagian dari udara  sehinggaposisi letak,posisi geografis, dan iklim sangat berpengaruh.  

Selain factor – factor utama diatas masih ada berapa factor lainnya yang mempengaruhi penentuan perhitungan kapasitas pompa udara yang sesuai, antara lain design kolam , pengadopsian system power head akuariumfactor intern pompa udara itu sendiri, dan lain – lain.

Faktor intern pompa air itu sendiri dapat kita lihat pada spesifikasi product itu sendir, sama halnya dengan pompa airkedalaman kolam juga akan mempengaruhi kinerja pompa.
Masalah factor intern pompa udara sendiri tergantung dari kredibilitas produsen pompa udara itu sendiri.

Sama halnya dengan pompa udara, alat bantu udara ( air support device ) lain misalkan ozone prosessor perhitungan kapasitas yang diperlukan amat sulit dihitung secara matematis mengingat factor – factor yang mempengaruhi merupakan koefisien – koefisien yang sulit untuk dirumuskan.
Jadi penggunaan alat bantu udara pada aplikasi kolam ikan sulit untuk dibuat perhitungan secara matematis.
Semoga artikel ini mampu menjawab keingintahuan para member dalam menentukan kapasitas pompa udara dalam membentuk komunitas kolam koi yang ideal.
MEMAHAMI POMPA MADE IN CHINA

Artikel ini ditulis sebagai jawaban atas beberapa hal yang sering kali ditanyakan banyak custumer kami akan penjelasan yang lebih detail dan untuk lebih memahami cara memilih pompa air ( artikel MEMILIH POMPA AIR ).

Setidaknya sampai artikel ini ditulis mayoritas hobbies kolam ikan di tanah air masih menggunakan produk made in china sebagai pilihan utama dengan berbagai macam latar belakang dan alasan.
Setelah banyak menghadapi pertanyaan dari para custumer dan pilihan akhir dari customer itu sendiri dari berbagai alternative pilihan yang di sarankan, akhirnya penulis sendiri dapat mengambil suatu kesimpulan bahwa ada kesalahan persepsi yang berkembang di benak  para pengguna made in china ini.

Sebagai ilustrasi kita ambil contoh salah satu product  pompa air made in china dengan brand awardness nomor satu di negeri ini , dengan spesifikasi yang tertera pada product dan catalog product mereka ,sebagai berikut :

  • Watt                             = 130 watt
  • Height Max                  = 4,5 meter
  • Maximal Output            = 3.500 L/H

Sementara pemahaman yang banyak berkembang adalah pompa air tersebut bisa digunakan untuk sirkulasi dari filter kolam ke kolam, dengan tambahan air terjun kira 3 atau 3,5 meter.
Dan dari hal tersebut  yang didapat adalah ending kurang menyenangkan bahkan menyedihkan.
Dan banyak yang beranggapan made china speksifikasi nya tidak sesuai, yang mana hal tersebut tidak sepenuhnya benar dan juga tidak sepenuhnya salah.

Bagaimana memahami made in china ?
Apabila kita melihat spesifikasi yang made china sperti ilustrasi di atas di atas ada baiknya kita tanamkan dalam benak kita dengan pemahaman sebagai berikut.

Pompa air tersebut mampu memompa air setinggi 4,5 meter, dengan kondisi sambungan pipa outlet dari pompa tampa  penambambahan ukuran pipa dan pipa dalam posisi tegak lurus keatas tampa lekukan ( hambatan belokan ), air mampu keluar, tampa melihat besarnyavolume air yang di keluarkan entah banyak atau hanya meleleh atau hanya mampu mencapai ujung pipa pada ketinggian tsb.

Pompa akan dapat mencapai output maksimal bila output pipa akhir setinggi kurang lebih tinggi pompa ± 5 - 10 cm. Sedangkan  pemakain konsumsi listrik juga akan di pengaruhi oleh voltase juga.

Selain hal – hal diatas juga sangatlah penting bagi kita untuk memberikan toleransi ( baca AKURASI,red ) yang cukup “ bijaksana “ juga dalam memahami spesifikasi  pada product ini.

Selain hal tersebut diatas design distribusi air pada kolam dan system filtrasinya juga sangatlah menentukan kinerja pompa itu sendiri, design distribusi air itu sendiri sebenarnya merupakan urat nadi utama yang paling penting, setidaknya menurut penulis.

Hal ini harus kita pahami dengan bijaksana dalam penentuan pemilihan pompa air dalam system filtrasi pada kolam ikan ( terutama apabila kita merencanakan untuk memelihara ikan koi ), karena boleh dikatakan hampir semua product pompa air made in china yang beredar di pasaran Indonesia tidak menyertakan spesifikasi kerja yang memadai, sebagai gambaran kinerja pompa air yang seharusnya.

Hal ini sangatlah berbeda dengan product pompa air buatan Negara – Negara uni eropa yang lebih menekankan segi kualitas, misalnya perancis, german,Italia dan spanyol 
Dalam spesifikasi yang ditampilkan mereka meyertakan kinerja pompa yang cukup mudah bagi kita dalam merencanakan penggunaannya.
Sebagai contoh kita bisa lihat ilustrasi spesifikasi salah satu  produk uni eropa dalam hal ini spanyol.

grafik pompa

 

Namun pada akhirnya apapun pilihan kita, itulah yang terbaik.
Pilihan harga atau pun kualitas tergantung pendapat dan kebutuhan masing – masing individu yang bersangkutan,.
Dengan penggunaan peralatan kolam yang sesuai dengan harapan kita, sehingga benar – benar sesuai dengan harapan dan keinginan merupakan suatu hal yang sangat berharga dan tak ternilai.
Dengan barang dengan harga murah namun sering kali hasil dibawah yang diharapkan menjadi suatu pemborosan dalam manageman biaya.
Namun pada akhirnya apapun pilihan kita haruslah yang terbaik dan bermanfaat bagi kita. 

SOLUSI KEINDAHAN DAN KESEHATAN
Banyak sekali diantara para hobies koi yang sering kali mengeluhkan akan buruknya sumber kualitas air yang di pergunakan untuk kolam terutama para hobies di kota – kota besar dan kota – kota industri baik yang menggunakan sumber air sumur maupun sumber air PDAM.

Tingginya kandungan logam sangat berbahaya untuk dikonsumsi manusia, unsur logan yang melebihi ambang batas tertentu juga mempengaruhi kesehatan ikan, walaupun ada ikan yang tahan tapi akan sangat berpengaruh terhadap kualitas kulit dan warna
Banyak pula para hobies yang mengeluhkan akan kejernihan kolam koinya, walau berbagai sistim filter dan filtrasi telah diterapkan, namun hasil yang jauh dari yang diharapkan, terutama akan kejernihan kolam yang sangat di indamkan untuk menikmati keindahan koi.

Image
(kolam terlihat dengan jelas walau pada malam hari)

Ada cara yang cukup praktis untuk mengetahui air mengandung unsur logam tinggi atau tidak, dengan menyimpan air dalam botol bening adalah salah satu cara yang praktis, bila dalam beberapa hari air berubah menjadi kekuningan atau kecoklatan sudah hampir dapat dipastikan air tersebut mempunyai kandungan logam yang cukup tinggi.

Selain kandungan logam, zat lain yang cukup mempengaruhi adalah zat – zat kimia lain, seperti kaporit,khorin,dan sebagainya yang sudah lazim di gunakan dalam pengolahan air.

Image
(SUASANA DI MALAM HARI DENGAN TINGKAT KEPADATAN TINGGI) 

HANa ITALY ceramic ring adalah salah satu alternative solusi untuk mengatasi masalah diatas.
Dengan karakter bahan dan bentuk yang sedemikian rupa dapat membantu kita untuk menjernikan air dan mengurangi kandungan logam dalam air, sangat cocok sebagai media filter kimiawi sekaligus sebagai media biologis dan fisik.

Image
(uang logam dapat terlihat dengan jelas pada kedalaman air lebih dari 150cm pada malam hari) 

Bahan ini sudah terbukti dapat memberikan manfaat yang cuk
Memilih Pompa Air
Sering kali yang banyak dilupakan,diabaikan dan dipertanyakan dalam merancang kolam ikan ataupun akuarium adalah kapasitas pompa air ( water pump ).
Pemilihan pompa air  ( water pump ) sangat berpengaruh dalam sistim rancang bangun suatu kolam ikan maupun akuarium. Pemilihan pompa air  ( water pump ) harus  sesuai dengan rancang bangun serta beberapa pertimbangan lain misalkan dari segi managemen biaya.

Yang harus menjadi pedoman kita dalam menentukan pilihan pompa air ( water pump ) adalah kemampuan pompa untuk dapat mengatur air agar dapat melewati sistim filtrasi yang kita rancang sesering mungkin, semakin sering air “diputar” melalui sistim filtrasi akan semakin baik, namun yang juga harus menjadi pertimbangan adalah efek pengaruh kekuatan pompa air ( water pump ) terhadap penghuni kolam itu sendiri.
Dari pertimbangan tersebut di atas pilihan pompa yang ideal adalah pilihan yang paling baik.
Seperti apa  pompa air ( water pump ) yang ideal ? Mungkin itu yang sekarang menjadi pertanyaan.
Untuk menentukan pompa air ( water pump )  yang ideal banyak factor yang mempengaruhi dan menentukan diantaranya yang paling berpengaruh  adalah volume kolam ikan / akuarium  dan sistim & model aliran atau jalur air kolam / akuarium itu sendiri.

Pompa ( water pump ) yang ideal berdasarkan perhitungan volume kolam ikan / akuarium adalah salah satu factor yang paling mudah untuk di perhitungkan.
Pompa yang ideal harus mempunyai kapasitas untuk dapat memutar air ke sistim filtrasi satu kali dalam waktu satu jam sekali. Dan hal itu dapat kita perhitungkan dengan kapasitas pompa yang harus dapat menguras total air  kolam ikan / akuariun dalam waktu satu jam.

Perhitungan berdasarkan rancang bangun kolam ikan / akuarium itu yang sering kali menjadi handicap tersendiri dikarenakan banyaknya factor yang berpengaruh didalamnya.
Banyak sekali factor – factor tersebut diantaranya adalah ketinggian out put pompa air ( water pump ), besarnya pipa / selang yang digunakan, banyaknya sudut yang dilalui dari in put  awal pompa air ( water pump ) ke out put akhir saluran ditribusi pompa air ( water pump ), yang seringkali dilupakan juga adalah konekting ( penyambung ) di dalam sistim distribusi air itu sendiri yang sangat berpengaruh terhadap debit air.

Bagai mana mengetahui kapasitas suatu pompa air ( water pump ) ?
Cara yang paling mudah dengan melihat kapasitas yang terdapat pada produk pompa air ( water pump ) itu sendiri. Hampir setiap produk pompa air ( water pump ) yang tersedia dipasaran dari berbagai merk yang tersedia selalu mencantumkan kapasitas pompa air ( water pump ) tersebut.
Sering kali yang tercantum adalah volume kapasitas maksimal , ketinggian maksimal dan daya listrik yang digunakan.
Dari keterangan yang tercantum dalam spesifikasi produk tersebut kita dapat menentukan  yang ideal hanya berdasarkan kapasitas volume kolam ikan dan akuarium, jadi factor lain yang berpengaruh tidak diperhitungkan.

Bagaimana memperhitungkan factor – factor lain? Untuk perhitungan untuk factor – factor lain memerlukan suatu kemampuan lain yang bersifat teknis dan matematis yang sangat rumit untuk dimengerti tentu hal ini tidak berlaku untuk para expert dan ahli fisika yang telah mempunyai pengetahuan yang mumpuni.

KAPASITAS YANG TERTERA DI SPESIFIKASI PRODUK SALAH ?
Sering kali yang banyak beredar di masyarakat ( bahkan oleh perancang & pembuat kolam senior ) adalah kapasitas pompa berbeda atau tidak sama dengan yang tercantum dalam spesifikasi produk.
Yang beredar di masyarakat bahwa kapasitas pompa hanya 85 % dari yang tertera di spesifikasi mereka.
Apakah hal tersebut benar ?
Dalam menentukan benar tidaknya hal tersebut kita harus melihat dari berbagai sudut pandang  yang berbeda.
Dari produsen sudut pandang produsen spesifikasi yang tercantum atau yang mereka cantum kan berdasarkan perhitungan teknis mereka dalam memperhitungkan kapasitas pompa itu sendiri.
Dalam hal ini penulis sendiri mempercayai kapasitas pompa  tersebut adalah sepenuhnya benar dengan toleransi beberapa persen tentunya, walupun memang ada produsen yang “ nakal “ dengan bermain – main dengan spesifikasi mereka.
Dari sudat pandang pengguna adalah kenyataan pada saat menggunakan produk pompa air ( water pump ), yang kalau penulis anggap hanyalah kesalah pahaman belaka.

Yang terlupakan
Yang banyak dilupakan adalah pemahaman spesifikasi produk yang hanya sekilas saja tampa pemahaman secara mendalam.
Seharusnya dalam mempertimbangkan pemilihan pompa adalah spesifikasi secara menyeluruh.
Bukan berdasarkan pada spesifikasi singkat produk pompa air ( water pump ), yang hanya mencantumkan ketinggian maksimal (H.max ), Volume maksimal ( max. L/H ), daya listrik (watt ), dan beberapa hal lain.
Dan hal yang sering kita lewatkan adalah perhitungan antara volume debit air dengan perhitungan ketinggian pada spesifikasi pompa.
Yang dimaksud dengan Volume air maksimal pada spesifikasi pompa adalah Volume air air maksimal pada ketinggian tertentu ( pada umumnya pada 0 meter ), sehingga apabila posisi output pompa yang kita pakai lebih tinggi dari  kedudukan pompa air, debit air yang dikeluarkan oleh pompa otomatis akan berkurang tergantung tinggi  letak out put nya.
Sebagai ilustrasi bisa lihat di gambar  grafik di bawah ini, 

http://terminalkoi.com/images//image001.gif 


Jadi pemahaman yang beredar di masyarakat bahwa kapasitas pompa tidak benar, mungkin hanya ada kesalah pahaman belaka, dan memang hanya sedikit pompa air ( water pump ) yang beredar meyertakan spesifikasi lengkap  tentang out put air dengan perbandingan ketinggian, maupun hal – hal lain seperti besarnya pipa / selang / tube yang digunakan pada out pot pompa air ( water pump ),serta beberapa factor lain tentunya, sehingga timbul pemahaman yang keliru di masyarakat pemakai.

BIO NET, Solusi Di Saat Krisis
Filter Biologi dalam pemeliharaan ikan koi merupakan syarat mutlak yang tidak dapat ditawar lagi. Selain pembuatan sistem filtrasi yang harus tepat media filter juga menjadi salah satu unsur penentu yang sangat berpengaruh.
Ada banyak pilihan media filter biologi yang tersedia di pasaran, antara lain yang cukup populer diantaranyabio ball dan bio matras dengan masing - masing kelebihan dan kekurangannya.

bio ball     bio mat
 bio ball                                        bio matras ( bio mat )
bio net
BIO NET 

Salah satu media filter yang dapat di fungsikan sebagai media filter biologi adalah bio netbio net selainekonomis dari segi harga juga sangat efektif sebagai tempat  sarang 
/ koloni bakteri pengurai yang sangat di butuhkan dalam sistem filter biologi.
Dengan bahan yang lentur bio net ini dapat dengan mudah untuk digunakan diberbagai bentuk,ukuran dan model filter dengan efektif karena dapat menyesuaikan dengan kondisi filter yang ada.
Dengan pengaturan yang baik media bio net dapat juga difungsikan sebagai media filter fisika denganfungsi plus sebagai media biologis terutama pada kolam koi yang memiliki lahan terbatas atau design filter kolam yang tidak memiliki sistim filtrasi fisika khusus.
Dengan pengaturan pemasangan yang tepat bio net dapat juga berfungsi sebagai pengganti Bruss / sikat, sebagai penghancur partikel kasar dengan kelebihan fungsi biological pada media bio net ini disamping kelebihan kemudahan dalam instalasi / pemasangan maupun usia pakai ( life time ) dari bio net ini.

Selain kemudahan dalam instalasi atau pemasangan , dalam pemeliharaan media ini cukup mudah dantidak mudah rusak dibanding media yang lain misalkan sikat /bruss atau bio ball model rambutan / duri  yang sangat rentan mudah patah.
Apabila dibandingkan dengan bio matras, bio net sanggup menandingi dari segi efektifitas, dengan harga yang sangat cerdas. Pemakain 1 meter persegi bio matras Ex Japan akan setara dengan pemakain bio net sebanyak 18-20 meter, dengan pemakain volume ruang media yang sama , dengan harga bio net yang hanya 1/5 harga bio mat merupakan suatu pilihan cerdas di saat situasi sulit seperti sekarang ini.

Apabila dibandingkan dengan bio ball, 1 meter persegi bio net setara dengan 110-120 bio ball konvesional,dengan harga yang jauh lebih ekonomis, selain itu bio net juga memiliki kelebihan dari segi pemakain ruang yang lebih efektif dibandingkan dengan bio ball konvesional. Bio net juga akan sangat  bermanfaat pada kolam hobies yang volume filternya kurang  dan sudah tidak memungkinkan untuk ditambah media lagi, atau untuk mengefektifkan volume filter yang sudah ada dengan memanfaatkan volume filter yang tersisa, dengan memanfaatkan kelenturan bio net yang sangat flexibel.
Berbagai Model & jenis Sistim Filtrasi
Dalam pemeliharaan koi dalam kolam, pengunaan sistem filtrasi merupakan suatu keharusan apabila kolam koi tersebut tidak menggunakan sumber air terbuka
Memelihara kolam koi di kolam dengan sistim air tertutup, filter digunakan sebagai alat untuk menjaga agar kondisi air tetap layak dan sehat sebagai media hidup koi, berbeda dengan kolam dengan sumber air terbuka yang airnya selalu berganti secara terus menerus dengan air baru sehingga kondisi air selalu berganti secara terus menerus.
Dalam mendisign suatu sistim filtrasi kolam sangat tergantung kondisi, luas lahan yang akan dimanfaatkan serta sesuai dengan model design kolam yang ada, baru kita dapat menentukan model filtrasi yang akan digunakan. Sistim dan model filtrasi yang baik dapat mengakomodasi semua kepentingan yang terkait, model kolam yang indah dapat mengakomodasi kepentingan kita sebagai pemelihara dan penikmat keindahan koi, namun dapat tetap menjaga semua aspek parameter air kolam tetap terjaga dengan baik sehingga koi dan hidup dan tumbuh dengan baik.
Kedua hal tersebut harus dapat seimbang, model filtrasi yang menggangu estetika membuat kita tidak nyaman dalam menikmati koi yang kita pelihara, demikian halnya apabila kita hanya mementingkan keindahan dengan mengorbankan sistim filtrasi akan membuat koi tidak dapat hidup dengan baik sehingga koi tidak dapat hidup dengan baik bahkan menyebabkan kematian.

Ada beberapa model filtasi yang sering digunakan dan cukup popular :

1.model multi chamber sejajar kolam
  model ini mengunakan beberapa sekat filter yang di letakkan sejajar kolam, dengan
  menggunakan berbagai media filter sebagai alat penyaringannya.

2. Model multi chamber di atas kolam bisa vertikal, horisontal, maupun diagonal 
   model ini sama dengan model no.1 , hanya saja posisi filter diletakkan  lebih tinggi dari kolam
   dengan berbagai bentuk, gaya dan posisi dengan masing - masing kelebihan dan
   kekurangannya.

3. Model Under Gravel
   model ini filter diletakan pada bagian bawah tanah, model ini sering digunakan pada kolam
   yang memiliki lahan terbatas.

4. Model Bakki Shower
   model ini banyak juga digunakan bagi yang senang dengan suara gemericik air, yg dapat juga
   sebagai media untuk menambah kadar terlarut oksigen dalam air, namun sistim filter ini lebih
   menekankan pada fungsi sebagai sistim filtrasi biologi, dengan fungsi sistim fisika yg kurang
   baik, oleh karenanya biasanya sistem ini digabungkan dengan model filter yang lain.

5. Dan lain - lain


Biasanya dalam pembuatan kolam model fiter ini sering kali dipakai bersamaan guna memaksimalkan model kolam dengan manfaat kelebihan masing - masing model.

Dalam pembuatan filter disamping model filter yang perlu kita perhatikan adalah sistem filtrasi yang kita gunakan, ada berbagai sistem :
 1. sistem filter fisika
     adalah suatu sistem filtrasi yang berfungsi untuk menyaring kotoran - kotoran fisik atau untuk
     lebih mudah kita memahami, berfungsi untuk menyaring kotoran yang kasat mata
    ( terlihat oleh mata ).

2. sistem filter kimia.
    adalah suatu sistem filtrasi yang berfungsi untuk menyaring kotoran yang bersifat kimiawi
    dengan proses kimiawi pula.

3. sistem filter biologi.
    sistem filter biologi adalah suatu sistem filtrasi dengan menggunakan proses biologi dengan
    bantuan habitat mahluk hidup yang bersifat pengurai sehingga berfungsi sebagai pengurai
    mata rantai siklus kehidupan air dalam kolam.

Diantara semua sistem yang ada diatas semua saling menunjang dan berkaitan antara satu dan lainnya, dan kita perlu mempertimbangkan di sisi mana yang akan diperkuat tergantung banyak faktor, antara lain sumber air yang digunakan maupun lokasi serta " gaya koi keeping " pemilik kolam.

Dan yang sering kali diabaikan oleh para hobbies koi dalam pembuatan sistem dan model filtrasi adalah sistem biologi dan kimia yang memang cara dan manfaat kerja nya tidak kasat mata.
seringkali dan bahkan banyak yang
ANTARA KOI LOKAL DAN IMPORT
Keberadaan koi local di tanah air cukup mendapat tempat  dikalangan hobbies koi di tanah air, cuman yang menjadi sesuatu yang cukup memprihatinkan adalah posisi tempat itu didapat karena suatu keterpaksaan belaka, kalau boleh di ibaratkan dunia tinju atau sepak bola koi lokal hanya menang WO.
Yang kalau boleh diartikan koi local hanya mendapat tempat dikarenakan factor harga bukan karena apresiasi koi itu sendiri. Kalangan hobbies koi masih banyak yang terbelenggu sebuah paradigma bahwa koi import berkualitas jauh lebih baik dari koi local.
Nach, mungkin hal tersebut yang menjadi tugas kita para hobbies muda untuk membuktikan apakah paradigma tersebut benar atau salah, mungkin dalam hal ini kita tidak harus membuktikan benar atau salah, tugas kita hanya cukup memberikan apresiasi apakah paradigma tersebut tepat atau tidak, bukan benar atau salah.
Mengapa?
Dalam menikmati koi keeping kalau boleh diibaratkan sama dengan kita menganut “ keimanan ” kita, banyak perbedaan dalam menjalankan, tapi cuman satu tujuan dan semua memiliki satu tujuan.
Banyak cara dan semuanya benar, tinggal kita yang menentukan cara mana yang dipakai dan cara mana  yang kita pilih, harus sesuai dengan kondisi keadaan kita dan sanubari kita.

Apa sebenarnya yang membedakan koi import dan local, setelah penulis sendiri amati secara menyeluruh tidaklah ada yang dapat membedakan koi import dan koi local secara spesifik.
Yang  dapat dibedakan hanyalah factor – factor penilaian secara umumtidak secara spesifik.
Dan hal ini pula yang banyak dimaanfaatkan oleh beberapa pedagang yang kurang terpuji dengan menjual koi local berkualitas dengan label import untuk mengangkat harga jual.

Kalau ada yang bilang koi import mempunyai struktur badan  yang baik,  koi local juga ada  yang mempunyai stuktur body yang baik, bahkan koi import kelas pinggiran saja mungkin bisa dilewati.
Walau memang harus diakui secara umum koi import mempunyai struktur badan yang lebih baik.
Dan harusnya kita dapat memahami apabila kita menyelami latar belakang hal tersebut.

Kalau ada yang bilang koi import pola atau pattern yang baru finish pada ukuran dan usia tertentu, koi local juga ada baru finish pada ukuran dan usia tertentu.
Masalah pola ini apa tidak lebih baik kalau pola sudah finish pada usia dini sehingga dalam koi keeping kita tidak terlanjur kecewa ?

Ada juga yang bilang koi import bisa jumbo kalau koi local tidak bisa.
Kalau kita telaah secara mendalam apa ada jaminan kalau koi import bisa jumbo?
Koi import kelas TOP breeder jepang pun, tidak berani memberikan garansi 100% bahwa koi mereka pasti bisa menjadi ukuran jumbo.
Garansi dari mereka,IKAN KOI DI JAMIN BISA JUMBO, KALAU IKAN KOI TIDAK BERKEMBANG AKAN DIGANTI DENGAN KOI YANG LAIN.
Kalau kita telaah secara implisit sebenarnya mereka tidak menggaransi koi mereka bisa jumbo 100%,
Karena memang secara tehnik tidak mungkin kita bisa memastikan seekor koi bisa jumbo apa lagi masih pada ukuran 15-20 cm, yang bisa hanya PREDIKSI DAN KEMUNGKINAN BESAR, TIDAK AKAN BISA MEMASTIKAN 100%.
Apakah kita bisa memastikan kehendak YANG MAHA KUASA ? di batasan ukuran berapa koi bisa disebut JUMBO? Apakah koi local tidak ada yang mencapai ukuran tersebut?
Mungkin hanya satu jawaban yang bisa kita dapat yakni, : BAHASA MARKETING , mungkin hal ini yang harus menjadi tauladan para breeder local kita.

Kalau kita mendalami, mengapa koi import secara umum lebih baik dari koi local ?
Untuk mempelajari hal tersebut mungkin kita harus mendalami dan memahami latar belakang dari industri koi itu sendiri dari sudut pandang industri bukan dari sudut pandang dari seorang hobby.

ANALISA PASAR
Kalau kita perbandingkan dengan industri lain, seorang produsen tas, sepatu, atau garmen yang memproduksi untuk tujuan export akan menjaga betul kualitas secara ketat dan disiplin, tapi untuk tujuan pasar local hal tersebut akan bersifat mendua dalam artian antara menjaga quality control dan pertimbangan higt cost production.

Selain hal tersebut factor harga sangat besar peranannya disini.
Secara dalil ekonomi semakin tinggi kualitas barang akan berbanding lurus dengan harga.

Sebagai contoh pemahaman mungkin kita ambil contoh kalau kita membeli sebungkus rokok
Rokok merk A dengan harga beli Rp.6.000 / bungkus. Isi 12 batang
( salah satu rokok kretek  nasional dengan slogan Hijau ),   kita  bandingkan dengan

Rokok  merk GG dengan harga beli Rp. 9.000 / bungkus. Isi 16 batang
( salah satu rokok nasional dengan merk tempat penyimpanan bahan rasa asin  )

Menurut anda mana yang akan anda beli ?
Mungkin banyak jawaban, diantara nya :

1.       Jelas merk A, Rp.6.000 lebih murah dari Rp.9.000

2.     Jelas merk A, walau di hitung per batang Rp. 500, masih lebih murah dari Rp.562,5.

3.     Merk GG , kalau yg kita beli rokoknya saja, jika kita beli rokok tidak harus bayar Cukai rokoknya.

4.     Beli merk GG karna kalau merk A kan rokok kuno bukan rokok modern

5.     Beli merk GG karna kalau merk A rokok kelas bawah , jadi gengsi.

6.     Beli merk A walau kalau di hitung karena harga lebih mahal, kalau kita tidak harus bayar cukai.
Karna yang kita nikmati tembakaunya bukan cukainya.

7.     merk GG, karena sesuai selera

8.     merk A, karena sesuai selera

9.     Beli merk A kalau dilihat harga tembakau nya saja lebih mahal, pasti lebih berkualitas.

10.  merk GG , karena merk lebih TOP

11.   Dan lain lain jawaban


Jawaban mana yang anda pilih ? Ya anda, benar apapun jawaban anda, karena menurut saya semua jawaban di atas semua benar, termasuk jawaban anda semua yang tidak tertulis di atas, semua benar. Tinggal kita menilai dari prespektif kita masing – masing. Dan tiap individu mempunyai sudut pandang yang berbeda.
Kalau kita kembalikan dalam memilih dalam koi keeping, mana yang akan anda pilih ?
Jawaban anda akan bisa menjawab posisi atau faham anda dalam koi keeping

NILAI INTRISIK

Nilai intrisik dalam hal ini juga harus menjadi pertimbangan dalam pemikiran kita. Yang mungkin harus menjadi pertimbangan adalah nilai keindahan koi itu sendiri terlepas dari semua factor yang terkait.

Selain hal tersebut yang mungkin menjadi pertimbangan adalah nilai maanfaat ikan koi itu sendiri apakah untuk tujuan estetika keindahan atau untuk tujuan lain, prestise misalkan. Kalau untuk tujuan prestise mungkin koi dengan embel – embel atau lebel Ogata, Momontaro, dan lain – lain akan sangat berguna.

Mungkin yang harus menjadi pertimbangan kita juga biaya distribusi koi import jauh lebih besar dari koi local, selain juga panjang – pendeknya jalur distribusi ikan koi itu sendiri.


    
YANG TERLUPAKAN
Mungkin yang selama ini terlupakan oleh kita adalah jumlah peredaran koi local dan koi import di tanah air, jelas koi local jauh lebih banyak dari koi import.
Dan koi local yang beredar tentunya dari berbagai kelas mulai dari show Quality sampai gread ter rendah, sehingga semakin mendukung paradigma koi local tidak berkualitas.

Selain factor di atas yang banyak terlupakan oleh kita adalah keberadaan kami  breeder koi local, yang jarang mendapat perhatian dan apresiasi dari para hobbies koi.
Para breeder koi local tidaklah menjaga kualitas ikan koi, secara total dikarenakan pertimbangan dari segi bisnis. Memang kebanyakan dari peternak koi local akan meyeleksi koi sampai tingkatan tertentu.
Yang menjadi masalah adalah hasil tidak lolos seleksi tetap dijual ke pasar untuk menutupi atau menambah penghasilan, seringkali koi yg diseleksipun terlalu dipaksakan walau kualitas kurang memadai.
Dan dalam hal ini kita dipaksa untuk harus dapat  memaklumi dikarenakan factor keterbatasan sarana dan sumber daya.
Ini sangat jauh berbeda dengan di jepang yang konon kabarnya koi yang tidak lolos seleksi diolah menjadi makanan ternak yang mungkin juga menjadi makanan koi.
Dan hal ini juga yang sangat memperburuk image koi local , dari para hobbis yang berpikiran sempit.

PERNAHKAN ANDA MEMBAYANGKAN ?

Yang terlintas di benak saya adalah suatu kayalan, saya membeli koi import uk 25 cm, dengan harga Rp. 2,5 juta. Pasti saya sudah merasa puas koi tersebut berenang di kolam saya dan cukup dapat membahagiakan dan membanggakan.

Namun pernah juga saya membayangkan kalau seandainya saya membeli koi local ukuran 25 cm, dengan harga Rp. 2,5 juta!!!!!!
Pastilah kolam saya akan jauh lebih indah dan jauh dapat dibangakan!

Yang tidak pernah berani saya bayangkan kalau membandingkan koi import ukuran 25 cm seharga Rp. 2.500.000, dengan koi local ukuran 25 cm seharga 250.000 rupiah !!!
Dan saya ajurkan anda jangan pernah membayangkan hal ini, hal ini akan menjadikan pikiran yang cukup dilematis, sangat sulit untuk dipecahkan.



MANA YANG ANDA PILIH

Kalau seandainya anda memilih koi import dengan klasifikasi Grand Champion atau minimal champion – champion yang lain, itu memang suatu pilihan yang bijaksana.
Karna sepengetahuan saya memang koi local belum bisa menghasilkan koi sekaliber tersebut.
Apalagi kalau koi tersebut bisa di kembangkan di tanah air akan sangat membantu dunia perkoian di Indonesia tercinta ini.

Bagi kita yang hanya mampu beli koi import kelas tanggung dan  pinggiran, mungkin mempertimbangkan koi local dengan anggaran cukup 50-75 % dari koi import idaman anda, mungkin akan dapat membuat anda lebih bijaksana dan minial anda akan dapat membantu para breeder local untuk terus dapat eksis dan secara perlahan  meningkatkan kualitas.

Tulisan ini hanya sekedar hasil perenungan dan inspirasi kami, kami harapkan dapat bermanfaat bagi dunia perkoian tanah air.
Apabila kami ada menyinggung pihak – pihak tertentu kami mohon maaf yang sebesar – besarnya, ataupun ada kata – kata atau pemikiran kami yang menyinggung pihak – pihak lain.
Tidak ada maksud apa – apa dalam artikel kami ini, kami hanya  ingin memaparkan ide dan pemikiran kami untuk memajukan dunia perkoian tanah air.
PAKEM VS MATA
Banyak diantara  hobies pemula yang bingung dan selalu diliputi tanda tanya yang besar, apa yang menjadi kreteria koi yang baik.
Ternyata hal tersebut juga dialami oleh banyak hobies senior yang telah memelihara koi diatas 3 -5 tahun, dan yang cukup mencengangkan banyak juga diantara breeder local senior yang sudah cukup punya nama kadang juga “ kurang begitu paham” apa kreteria koi yang baik, untuk “ ukuran seorang breeder “, antara satu dan lainnya kadang mempunyai pemahaman dan persepsi  yang berbeda.

Kreteria koi yang baik sangat erat kaitannya dengan point – point penilaian pada suatu kontes / lomba koi. Penilaian koi pada kontes dilihat dari beberapa  aspek  yang menjadi point – point penilaian, diantaranya adalah kulitas kulit, ketajaman warna, struktur badan, pola warna, dan lain – lain.
Cukup rumit untuk memepelajari point – point “ keindahan seekor koi “ dalam sebuah lomba / kontes, yang mungkin lebih mudah kita sebut saja PAKEM / patokan atau kreteria.
Apa pakem – pakem tersebut ?

Pakem keindahan koi tidak sama antara satu jenis dengan jenis lainnya walaupun ada pakem –pakem tertentu yang sama, bahkan antara jenis yang sama tetapi beda sub jenis punya kreteria yang beda !
Kita ambil contoh jenis Sanke, Sanke regular dengan ginrin Sanke, dalam lomba ginrin Sanke bisa dan kerap kali dilombakan di kelas yang berbeda yakni Kinginrin, berarti mempunyai penilaian yang berbeda pula.

Dalam mempelajari Pakem yang baik tidaklah cukup untuk dengan membaca atau mengamati satu kali saja tetapi memerlukan pembanding dengan koi dari jenis yang sama untuk benar – benar kita dapat memahami.
Dengan di bantu perkembang jaman yang membawa kita ke era Multimedia yang sangat canggih dan dapat mempertemukan orang – orang dari belahan dunia yang berbeda untuk dapat berkomunikasi dengan sangat baik cukup membantu disini, namun dalam hal tertentu  alat komunikasi yang canggih tersebut tidak dapat membantu cukup banyak dalam hal tertentu, misalkan kualitas kulit.

Untuk mempelajari suatu jenis mungkin cukup waktu satu hari untuk jenis tertentu bahkan mungkin cukup beberapa jam atau menit, namun ada juga yang mungkin memerlukan waktu satu  minggu bahkan mungkin satu bulan.
Lalu bagaimana kalau kita ingin mempelajari golongan Kawarimono yang tergolong jarang di temui ?
Kalau pun ada dapatkah kita mencari koi pembanding dengan jenis yang sama dalam waktu singkat ?
Kita ambil contoh pengelompokan jenis menurut ZNA asosiasi pengemar koi ( Zen Nippon Airinkoi ) yang cukup popular mengempokkan koi menjadi 13 golongan.
Tiap – tiap kelopok mempunyai anggota kelompok antara dua sampai puluhan (misalkan kawarimono),
Tiap – tiap jenis kita anggap mempunyai kreteria minimal  5 pakem.

Apa kesimpulan yang dapat kita peroleh ?
Kita anggap ada 13 Golongan dan tiap - tiap golongan mempunyai 3 anggota golongan , tiap jenis punya 5 kreteria dan untuk mempelajari tiap – tiap kreteria membutuhkan waktu 1 minggu, berartiwaktu yang kita butuhkan adalah 195 minggu setara dengan 3 - 4 Tahun.
CUKUP FANTASTIS BUKAN ?
Untuk memikmati keindahan koi kita harus belajar 3 - 4 tahun, RELAKAH ANDA ?


Apakah koi dengan kreteria kontes selalu lebih indah dari yang non kontes?
Apakah koi nonkontes selalu lebih buruk rupa dari koi Kreteria Kontes ?

Untuk prespektif menilai keindahan koi, kita harus menentukan dulu tujuan kita memelihara koi.
Kalau tujuan kita memelihara koi hanya untuk hobi dan “ just for fun “ janganlah terlalu pusing untuk memilih koi. Bila menurut anda koi itu bagus dan indah, pilih saja!, kalau memang koi itu indah menurut mata dan hati anda, niscaya anda akan dapat menikmati apa itu keindahan koi.

Coba anda bayangkan seekor koi Kohaku yang sangat indah, dari pola warna dan bentuk badannya sangat ideal, ada setitik warna merah pada siripnya ( yang merupakan daerah terlarang untuk koi kontes ), Haruskah koi ini kita singkirkan dan kita buang !

Kalau anda seorang pemula dan ingin mengikuti kontes, pelajari kreteria koi yang baik, selama anda belajar nikmati dulu apa yang anda miliki dengan sekali waktu anda dapat menambah koleksi – koleksi dengan mutu dan kualitas yang mengarah ke koi kontes, mudah – mudahan anda akan lebih dapat menikmati apa  itu kenikmatan memelihara koi.

Bagaimana kalau kita memelihara koi hanya untuk tujuan Prestise saja ?

Belilah Koi dengan ukuran yang besar, entah mahal atau murah, entah kreteria kontes atau bukan,
Karena besar artinya mahal, secara umum memang demikian, itulah dunia koi.
Kreteria kontes ? Jangan terlalu anda pikirkan karena tidak semua orang tahu apa itu kreteria kontes.
Jangankan orang awam, bahkan peternak dan  pedagang koi  yang dia sendiri sebenarnya tidak tahu apa kreteria kontes.
Dan mungkinkan kita memajang Sertifikat Juara Koi di samping Kolam ?

Bagi anda penikmat sejati keindahan koi nikmatilah apa yang anda rasa itu indah.

Bagaimana dengan pakem ?

Kalau penulis sendiri menilai suatu pakem hanyalah pedoman dasar untuk menilai keindahan seekor koi. Pakem sendiri mungkinlah hanya semacam “ petunjuk manual “ memilih koi yang baik secara umun, bukanlah sebuah harga mati.
Apakah seekor Kohaku tidak indah bila pola merahnya terkena mata ?
Apakah seekor Kohaku tidak indah bila polanya melebihi garis dorsal ?

Kalau kita menganalisa secara jernih tampa anda unsur Subyektifitas tampa  dokma, aksioma, serta dokrin – dokrin yang mengekang kita, mungkin kita akan memiliki jawaban yang sama.

Mengapa ?

Estetika keindahan sangatlah universal tetapi akan banyak dipengaruhi oleh banyak factor, antara lain budaya, adapt, etnis, dan sebagainya.

Kalau kita mengamati seekor kohaku yang pola merahnya melewati mata secara keseluruhan dan berlebihan memang akan nampak kurang indah. Mengapa ?
Karena kohaku tersebut dibagian kepala “ tidak berpola “ hanya tertutup warna merah.
Apabila Pola tidak terkena mata, maka akan tampak bahwa kohaku tersebut “ berpola “ karena kalau dilihat bagian kepalanya akan nampak warna merah dan putih yang kalau dilihat mata, bagian kepala tersebut nampak lebih variatif sehingga nampak lebih indah.
Kalau ada sedikit pola merah yang mengenai mata tetapi berbentuk ornament yang indah ?
Itulah yang penulis maksud sebagai “petunjuk manual”.
Dan Apabila pola merah melewati garis dorsal akan sama juga “ kelihatannya ”

Mana yang anda pilih PAKEM atau MATA ?

Silahkan anda tentukan sendiri sesuai dengan MATA DAN HATI anda.

Namun yang patuk kita ingat bahwa kitalah yang memelihara koi bukan sebaliknya.



Silahkan nikmati keindahan koi

Apakah ide dan pemikiran kami akan dikenang ataupun dilupakan tidaklah penting buat kami.
Yang kami anggap penting hanyalah bagaimana keindahan koi dapat kita nikmati.

 beranggapan kalau air bening koi pasti hidup, dan yang harus kita rubah dalam pemeliharaan koi bahwa tidak semua air bening itu sehat, jadi dalam memelihara koi kita tidak menemui kegagalan menjaga koi kita dapat hidup dengan baik.
 
Dalam situasi sulit bio net merupakan suatu pilihan cerdas.


up besar penggunaannya dalam pemeliharaan ikan hias, industri air minum isi ulang, pengolahan limbah, maupun dalam industri pengolahan alcohol.


     

wan kebocoran dan sebagainya.
KARANTINA
Karantina sepertinya merupakan sebuah kosa kata yang cukup popular di kalangan hobies koi, sebelum berbicara lebih jauh tentang ini, mungkin lebih baik kita memahami apa maksud dan tujuan dari karantina itu sendiri.
Karantina kalau boleh disebut sebagai suatu kegiantan untuk mengisolasi atau memisahkan sesuatu dari lingkungan tertentu dengan maksud dan tujuan tertentu.
Dalam hal pemeliharaan koi, kita melakukan  karantina dengan tujuan untuk menjaga agar koi yang sudah kita punya tidak tertular atau terjangkit penyakit tertentu yang dibawa oleh pendatang baru. Atau mengisolasi koi yang sakit, memisahkan koi sakit ketempat tertentu sehinnga terpisah dari koi yang ada di wadah utama.

Yang akan kita bahas selanjutnya lebih menitik beratkan pada proses karantina untuk koi pendatang baru yang relatif  lebih  komplek  permasalahannya.

LATAR BELAKANG

Yang banyak terjadi di kalangan hobbies terutama habbies pemula adalah kurang paham benar apa yang menjadi maksud  dan tujuan karantina untuk memaksimalkan hasil karantina tersebut.
Sebelum berbicara lebih jauh akan maksud dan tujuan karantina alangkah baiknya kita untuk terlebih dahulu memahami latar belakang dari kegiatan ini.

Setiap mahluk hidup, hidup di komunitas / lingkungan  mereka masing – masing, dan setiap komunitas  hidup antara  yang satu dengan yang lain tidaklah sama.
Antara lingkungan yang satu dengan yang lain mempunyai banyak perbedaan, walaupun juga memiliki kesamaan. Sedangkan mahluk hidup sendiri mempunyai kemampuan untuk beradaptasi dengan lingkunngan hidupnya.

Untuk lebih memahami kita ambil contoh manusia. Seorang petani yang menanam padi disawah tidak merasa gatal walaupun seharian berendam di lumpur yang basah dan kotor, akan tetapi seorang pekerja kantoran yang mencoba membantu petani menanam padi di sawah, merasa gatal – gatal pada kulitnya bahkan sampai menderita iritasi.
Begitu juga anggota keluarga petani keesokan harinya perut mereka merasa kurang nyaman karena pada malam sebelumnya makan makanan yang dibawa oleh “ si pekerja kantoran “.
“ Si Petani “ sendiri karena tidak punya makanan tetap makan makanan “Si Pekerja Kantoran” dan lama – lama terbiasa.      
Begitu juga petani yang bermalam di rumah pekerja kantoran, keesokan harinya sakit demam karena semalaman tidur di kamar yang menggunakan AC ( Air Conditioning ).
Begitu juga anggota keluarga “ si pekerja kantoran “ tertular penyakit kulit karena menggunakan handuk mandi yang pernah digunakan petani tersebut.

Kalau kita menyimak ilustasi diatas mungkin kita dapat mengambil kesimpulan sebagai berikut :

a.      Setiap mahluk hidup dapat menyesuaikan atau beradaptasi terhadap lingkungannya.

b.      Dalam proses adaptasi terhadap lingkungan setiap mahluk hidup bisa mengalami “ganguan”

c.       Setiap mahluk hidup dapat menjadi sarana ( carrier ) “penyakit” terhadap lingkungan barunya.

d.      Mahluk hidup yang sehat belum tentu tidak mengandung “ bibit penyakit “.

e.      Apabila mahluk hidup dapat menyesuaikan dengan lingkungannya berarti mahluk tersebut sudah memiliki kekebalan ( imum ) terhadap “ penyakit di lingkungannya “.

Jadi meskipun Koi pendatang baru itu sehat belum tentu bebas bibit penyakit. Demikian juga koi yang ada di kolam anda belum tentu bebas bibit penyakit walaupun koi tersebut sehat.
Mungkin dari gambaran diatas kita sedikit bisa memahami langkah – langkah untuk melakukan kegiatan karantina.

TUJUAN

Yang seharusnya menjadi tujuan dari karantina adalah untuk menjaga agar koi yang telah kita miliki tidak tertular bibit penyakit yang mungkin dibawa oleh koi  pendatang baru.

Selain itu maksud dan tujuan karantina adalah untuk menyesuaikan lingkungan hidup koi yang baru dengan lingkungan asal sehingga bila koi yang baru kurang dapat beradaptasi dan mengalami gangguan tidak menjangkiti koi yang sudah kita miliki.


KEGIATAN KARANTINA.

Apakah setiap koi baru wajib karantina ?

TIDAK,
- Bila kolam yang akan kita gunakan belum terisi ikan.

- Bila anda telah meminta kepada penjual untuk “mensterilkan koi” sebelum ke kolam anda,
  dengan  pengawasan selama masa – masa awal penyesuaian, bila terlihat gejala sakit segera di karantina.

Langkah mana yang terbaik ? karantina atau tidak ?

KARANTINA,
-         tidak semua koi mudah meyesuaikan dengan lingkungan baru terutama koi yang biasa  “ di manja “ di lingkungan lamanya.

-         Biasanya koi tertentu akan mengalami “gangguan” sebelum dapat adaptasi dengan lingkungan baru.

-         Koi mudah stress bila berubah lingkungan hidupnya sehingga mudah terserang penyakit karena sistim imum tubuhnya menurun.

Langlah karantina yang ideal sebenarnya membutuhkan proses yang cukup detail yang seolah – olah sangat rumit padahal tidaklah demikian, asal kita dapat memahami “ mengapa nya”.

Langkah karantina yang ideal, dimulai pada saat kedatangan koi.
Langkah pertama yang harus kita lakukan adalah meyiapkan tempat karantina yang memadai baik luas maupun volume tempat karantina tersebut, yang sebelumnya sudah kita isi dengan air kolam yang rencananya akan kita gunakan untuk memelihara koi tersebut.
Apakah harus ? tidak , dengan mengisi tempat karantina dengan sumber air yang sama dengan kolam yang rencananya akan kita gunakan untuk memelihara koi tersebut sudah cukup memadai bila sumber air yang digunakan bukan air PDAM/PAM, bila memakai air PDAM/PAM hendaknya ditreatment terlebih dahulu.
Bila tempat karantina sudah siap, masukkan koi beserta kantong plastiknya agar suhu udara kantong dan suhu air tempat karantina sama,biasanya memerlukan waktu 15-30 menit, setelah itu baru lepas koi ke tempat karantina.

Langkah berikut adalah memberi tempat karantina dengan obat anti virus, bakteri, dan parasit, hal ini bertujuan untuk “menstrerilkan” dan mempercepat proses karantina.
Langkah ini sebaiknya dilakukan apa bila tempat karantina kurang memadai atau “terlalu memaksa”.

Sebenarnya langkah yang paling ideal adalah tidak memberikan obat – obatan dahulu sebelum koi terlihat ada gejala sakit, namun cara tersebut memerlukan proses waktu yang agak lama, yang mungkin malah dapat berakibat fatal terhadap koi apalagi dengan tempat karantina yang kurang memadai.

Pengunaan garam dan alat pemanas suhu, dalam proses karantina sendiri tidaklah dianjurkan, karena penggunaan garam dan pemanas suhu mengganggu maksud dan tujuan karantina itu sendiri.
Garam sifatnya membatasi ruang hidup jenis bakteri tertentu tetapi tidak dapat membasmi bakteri tertentu tersebut, yang sebenarnya fungsi garam dapat diambil alih oleh obat anti bakteri.
Begitu juga dengan dengan pemanas suhu sifatnya hanya membatasi ruang hidup sebagian bakteri.
Sedangkan ada beberapa jenis bakteri yang hanya “tidur” pada suhu dan kadar garam tertentu.
Sebenarnya hal tersebut dapat membantu proses “strerilisasi” namun yang menjadi kekurangan dengan sistim garam dan pemanas suhu sendiri adalah membedakan tempat karantina dengan kolam koi itu sendiri ( kadar garam & suhu ), sehingga pada saat koi kita lepas di kolam maka koi perlu penyesuain kembali.

Dengan proses karantina singkat mungkin hanya perlu waktu 5-8 hari, kalau proses karantina panjang mungkin perlu waktu sampai 15-21 hari, bahkan kadang perlu waktu 30-40 hari.

Yang perlu menjadi pertimbangan dan pemikiran kita adalah tempat karantina itu sendiri. Selama ini yang sering penulis amati dikalangan para hobbies adalah proses karantina itu sendiri yang kalau penulis amati lebih terlihat sebagai tempat “penyiksaan koi” dari pada sebagai tempat karantina.
Tempat karantina yang ideal adalah tempat yang dapat membuat koi merasa nyaman, sehingga koi tidak tambah stress.
Alangkah baiknya tempat karantina dilengkapi dengan sistim filtrasi yang memadai sehingga kita juga dapat memberi makan koi pada saat karantina.
Banyak para hobbies yang salah persepsi bahwa pada saat karantina koi tidak boleh diberi makan.
Hal yang benar sebenarnya koi dalam masa karantina tidak boleh diberi makan dengan jumlah banyak, hal ini berlaku apabila tempat karantina tidak dilengkapi dengan sistim filtrasi.
Apabila kita punya kolam khusus karantina dengan sistim filtrasi yang memadai memberi makan dalam dosis normal tidaklah akan menjadi masalah.

Coba anda bayangkan koi yang anda beli masuk ke tempat karantina tidak diberi makan selama 2 minggu, apalagi anda membeli koi ditempat jauh dengan perjalan yang memakan waktu berjam- jam, pastilah oleh sipenjual koi tersebut dipuasakan terlebih dahulu minimal 1-2 hari, berarti koi tidak makan selama 15 hari, ada koi yang tahan, tapi banyak juga yang tidak dan menjadi mati.
Itu juga yang sering penulis amati yang menjadi  kegagalan para hobbies dalam poses karantina.
Coba kita bayangkan jika kita yang menjadi koi, bisa tahan tidak makan 15 hari ? 

Untuk  kegiatan karantina  koi yang  sakit perlakuan yang sama kita lakukan seperti proses karantina diatas.
Yang  menjadi  perbedaan  adalah  pemberian  obat  - obatan  yang  sesuai  dengan  penyakit  yang  menjangkiti  koi  tersebut.  (  mengenai  obat  &  penyakit  koi  akan  dibahas  dalam  artikel  tersendiri  ).

Demikian artikel ini dibuat dengan harapan para hobbies dapat melaksanakan kegiatan karantina tampa perasaan bingung dan was - was.



R A G A M & J E N I S K O I

Dalam pengelompokan koi ada beberapa paham / cara yang berbeda – beda, salah satunya dan yang paling popular adalah yang ditentukan oleh ZNA ( Zen Nippon Airinkoi ) asosiasi penggemar koi jepang.

Menurut penulis pengelompokan koi untuk jenis – jenis tertentu antara kelompok yang satu dengan  yang lainnya terkadang terjadi silang pendapat yang tidak pernah terjadi titik temu yang jelas.
Dan hal ini terjadi juga di negara jepang yang menjadi kiblat dunia per – koi –an.

Bagi penulis sendiri untuk pengelempokan jenis koi ini  lebih menekankan pada kemudahan pemahaman terhadap jenis – jenis koi secara umum sehingga kita lebih mudah untuk memahami dan mengenal koiyang kita miliki dan menjalin komunikasi dengan sesama hobbies koi.

Ada beberapa jenis koi yang keberadaannya masih silang pendapat antara satu kelompok dan kelompok lain, misalkan saja Koi Kumpay.   
Koi Kumpay nama ini populer di daerah Jawa Barat dan sekitarnya termasuk DKI Jakarta, untuk daerah di Jawa Timur lebih populer disebut sebagai Koi Slayer, sedangkan di manca negara lebih sering disebutButterfly Koi atau ada pula yang menyebut sebagai Long Fin Koi.
Ada bebarapa literatur yang nyebut bahwa koi ini lahir dari persilangan antara ikan indonesia ( daerah Jawa Barat ) dengan koi Jepang. 
Namun yang cukup ironis koi ini keberadaannya Indonesia sendiri masih belum mendapat tempat di kalangan hobbies koi, bahkan ada yang tidak mengakui itu adalah jenis Koi.

Koi Kumpay sendiri memiliki varietas / jenis yang beragam, dan ragam tersebut sama dengan  koi pada umumnya.

Dan yang membedakan Kumpay dengan koi biasa hanyalah semua siripnya yang panjang - panjang hingga  menyerupai kupu - kupu, bahkan ada yang sirip ekornya mempunyai panjang lebih dari separuh ukuran badannya.

                   
                   Kumpay Platinium Ogon

Sedangkan untuk varietas yang lain, penulis mengelompokkan koi sebagai berikut :

I.                   BERDASARKAN WARNA
II.                BERDASARKAN JENIS KULIT
III.             BERDASARKAN POLA TERTENTU



BERDASARKAN WARNA

  • KOHAKU
Koi warna putih yang mempunyai pola / belang dengan warna merah

                                      
                              Kohaku                                kohaku  Doitsu
  • TAISHO SANKE
Koi warna putih yang mempunyai belang hitam dan merah.

                                     
        Doitsu Sanke                       Ginrin Sanke                            Sanke
 
     
  • SHOWA SANSHOKU
Koi dengan warna hitam yang tubuhnya punya belang warna putih dan merah.

                                               
                          Showa                                      Showa

  • BEKKO
Koi  ber warna putih ( disebut SHIRO BEKKO ), atau merah ( AKA BEKKO ) atau kuning ( KI BEKKO ) yang mempunyai pola atau belang cenderung berbentuk bulat dan berwarna hitam, pada umumnya hanya di bagian punggung tidak sampai bagian  perut

                          
          Shiro Bekko                               Aka Bekko


  • UTSURI
Koi berwarna HITAM  mempunyai pola atau belang yang cenderung berbentuk memanjang dari punggung kearah perut berwarna putih ( SHIRO UTSURI ), merah ( HI UTSURI ), kuning ( KI UTSURI ).
                                    
            Hi Utsuri                      Shiro  Utsuri                  Ki Utsuri
  • ASAGI
Koi yang sisiknya berwarna biru dengan dikelilingi warna putih pada tepinya membentukseperti hamparan jala, kepala berwarna putih atau biru atau transparan, sedangkan bagian bawah tubuhnya berwarna merah atau putih. 

     
             Asagi

  • SHUSUI
Koi yang pada kepala dan punggungnya berwarna biru, pada ujung hidung,pipi dan pangkal siripberwarna merah.
Koi jenis  ini merupakan versi ASAGI DOITSU

     
          Shusui
 
            

  • KOROMO
Koromo kalau penulis amati sebenarnya bukanlah nama jenis varietas koi melainkan nama suatu kelompok atau kumpulan jenis koi, yang menjadi cirri khas kelompok ini adalah koi yang mempunyai warna dasar keperak – perakan atau biru yang terpapar di atas warna merah dan putih.
Yang menjadi anggota kelompok ini antara lain :
8.1.            goromo

                 
 
            
 
8.2.            sumi – goromo
8.3.            budo – sansoku
8.4.            koromo – sanke
8.5.            koromo showa / ai – showa
8.6.            dan lain-lain


  • KAWARIMONO
Adalah suatu nama kelompok jenis koi yang tidak dapat dikategorikan pada jenis yang lain.
Jenis ini mempunyai warna beraneka ragam.
Contoh dari kelompok ini, Misalkan :

            9.1.      Karasugoi       : warna hitam legam, ada pula yang berwarna dasar
                                                 abu-abu.
                                                
 
                      
            9.2.      Hajiro              : karasugoi yang pada bagian tepi sirip dadanya
                                                 berwarna putih
                     

            9.3.      hageshiro        : hajiro dengan kepala berwarna putih
                       

            9.4.      Yotsushiro      : = empat putih, koi yang memiliki warna putih pada
  hidung,  sirip ekor dan kedua sirip dada. Sering  
  terlihat pada karasugoi dan hikari mono.
  menurut penulis sendiri ini sebenarnya bukanlah 
  suatu varietas koi hanyalah penamaaan pola
  tertentu.( lihat Berdasarkan POLA TERTENTU )  

            9.5.      Suminagashi   : koi berwarna hitam dengan retikulasi sisik berwarna
                                                 putih.

            9.6.      Matsukawabake: koi bersisik hitam dan putih.
                                                    
                                                          Matsubawake 
                       
 

            9.7       Kumomryu      : koi berwarna putih dengan pola hitam pada bagian
                                                 samping tubuh, yang mana pola hitamnya selalu
                                                 berubah seiring perkembangan pertumbuhan
                                                 badannya.

            9.8       Kigoi               : koi dengan sisik warna kuning polos
                                                
                                                kigoi Ginrin 

            9.9       Chagoi            : koi dengan warna coklat

                                                       
                                                      Chagoi Doitsu                      Chagoi
 

            9.10     Soragoi         : koi dengan warna abu - abu kehijauan.
                                                                  
                                                              Ginrin Soragoi          soragoi Doitsu
      
                        9.11     Midorigoi            : koi berwarna kuning kehijauan.

                                                                 
                                                                  Doitsu Soragoi


            9.12     Matsuba         : koi dengan warna putih ( shiro matsuba ),
                                                merah ( aka matsuba )kuning ( Ki Matsuba ),
                                                yang mempunyai pola seperti mata jarring berwarna
                                                biru gelap mendekati hitam.

                 
     Aka Matsuba           Ki Matsuba Ginrin      Ki Matsuba            Doitsu Ki Matsuba
                                                 

            9.13     Gosinki           : kohaku yang memiliki tampahan warna biru berpola
                                                seperti jaring bila bertumpuk pada warna merah akan
                                                nampak seperi warna ungu, sehinnga terlihat memiliki
                                                5 warna.

                                                      
 
           
            9.14.    Konoko Kahaku: kohaku yang pola merahnya berupa bintik – bintik.
          
            9.15     Ochiba   : koi berwarna abu - abu yang berpola warna coklat.

                                                    
                                            Ochiba                           Ochiba Doitsu
                       

            9.16     Benigoi           : koi yg seluruh badannya berwarna merah pekat

                                                            


9.17     Aka Muji        : koi yg seluruh badannya berwarna merah lebih muda
                                   dari Benigoi, sering juga disebut Higoi.

9.18     Aka Hajiro      : Benigoi yg pada tepi siripnya berwarna putih.
                                                           
                                                             Doitsu Aka Hajiro


9.19     Shiro Muji      : Koi dengan warna putih mulus
           
                  
               shiromuji                 shiromuji Ginrin
           


9.20     Dll      
           
            Catatan : Untuk jenis Benigoi, Aka Muji / Higoi, Aka Hajiro, Shiro Muji, ada beberapa kelompok / klub penggemar koi memaksukkan jenis ini dalam kelompok KOHAKU  
           



  • OGON
Koi dengan sisik berwarna tunggal metalik 
      Misalkan , Silver ogon, orange Ogon , dll

                                   
 


  • HIKARI – MOYOMONO
11.1          Hariwake        : koi putih yang memiliki pola berwarna kuning sampai
                                     kemerahan.
                          
 

11.2          Hariwake Doitsu : hariwake jenis doitsu ( sisik besar atau gundul )
                                  

11.3          Kikusui           : kohaku jenis Doitsu yang berwarna Metalik.


11.4          Ginsui             : = Kinsui, Shusui Metalik.


11.5          Shochiku Bai  : Ai Goromo Metalik.


11.6          Kujaku            : Goshinki Metalik, Gin Matsuba yg mempunyai pola merah 
                                    kohaku.
                                
 
          

11.7          Tora Ogon.     : KI Bekko Metalik.

12.8     Yamato Nishiki
           

12.9     Dan lain - lain 

  • HIKARI – UTSURI MONO
12.1          Kin Showa      : Showa Metalik
                  
 

12.2          Gin Showa      : Showa yg mana warna putihnya berupa warna keperakan/platinium

12.3          Gin Shiro        : = Gin Shiro Utsuri , Shiro Utsuri berwarna metalik
           
12.4          Kin Ki Utsuri :  Koi hitam metalik dengan pola emas kekuningan atau kemerahan.
                             

12.5          DLL    :


BERDASARKAN JENIS KULIT

Pengelompokan berdasarkan jenis kulit ini biasanya melekat pada pengempokan koi berdasarkan warna.
Bersarkan jenis kulit penulis mengelompokkan penulis mengelompokkan menjadi beberapa jenis,

1.      KINGINRIN
Biasa juga hanya disebut GINRIN, adalah koi yang pada sebagian kulitnya terlihat ada kilauan – kilauan berwana keperakan atau keemasan bisa pada seluruh  tubuhnya ( biasa disebut TAMAGIN ) atau hanya sebagian saja ( biasa disebut BETAGIN )

        





2.      DOITSU
Jenis ini sebenarnya berasal dari penyilangan koi dengan karper jerman sehingga menghasilkan koi yang tidak bersisik ( gundul ) dan koi bersisik besar pada sebagian tubuhnya, biasanya pada bagian punggung atau sepanjang garis dorsal ( garis yang membagi bagian tubuh samping koi menjadi dua bagian )
                             



3.      HIKARI
Hikari dalam bahasa jepang berarti keperak – perakan ( metalik )
Koi ada  memiliki kulit berwarna metalik, bisa pada seluruh warna tubuh, salah satu warna, atau hanya pada bagian – bagian tubuh tertentu tampa memperdulikan warna.

Untuk koi yang seluruh kulitnya berwarna metalik untuk jenis – jenis tertentu dalam lingkungan hobbies telah dikelompokkan pada jenis tertentu dan telah memeliki nama sendiri, contohnya untuk jenis sanke yang seluruh warnanya metalik diberi
nama Yamato nishiki.

Untuk yang hanya salah satu atau tidak semua warna tubuhnya berwarna metalik ada sebagian yang masih tetap mengelompokkan tetap pada jenis tersebut ada yang malah “ mengangkat “ jenis tersebut ke jenis tertentu

Untuk koi yang hanya pada bagian tertentu  tubuhnya memiliki warna metalik dalam dunia perkoian belum diklasifikasikan dalam jenis – jenis tertentu secara pasti, ada sebagian hanya di beri tambahan istilah tertentu,  ada sebagian malah mengelompokkan dalam klasifikasi GINRIN yang menurut pengamatan penulis itu berbeda. Biasanya ini terdapat pada jenis Doitsu yang hanya pada sisiknya yang berwarna metalik.

                      



 4 . BIASA / REGULER
      kulit bersisik biasa seperti pada koi umumnya.
                



                       


BERDASARKAN POLA TERTENTU
Kalau penulis sendiri beranggapan sebenarnya pengempokan ini bukanlah merupakan jenis / varietas koi tetapi senderung sebagai ISTILAH UNTUK MENGENALI MOTIF atau POLA tertentu pada koi jenis tertentu.
Hal ini kadang / sering  kurang dipahami  baik bagi para pemula maupun hobbies senior sekalipun, bahkan banyak pedagang koi yang tidak mengerti dan hanya gagah – gagahan menyebutkan istilah pola ini sebagai varietas koi.


Misalkan :
            TANCO → koi yg mempunyai pola berupa bulatan pada bagian kepala.
                                Banyak varietas koi meliki jenis tanco, misalkan :
-         Tanco Kohaku

                      
 
      
 
-         Tanco Sanke
                 
-         Tanco Showa
                   
      
 
      
 

-         Tanco Hariwake
-         Dll.
           
INAZUMA                               pola berbentuk seperti petir biasanya pada jenis
                                                 kohaku,goshiki,koromo,dsb
                                                
 

MARUTEN                             → pola berbentuk bulat atau lonjong di bagian kepala.
                                               
                                                
 

HO AKA                                 → Insang warna merah ( Era Hi )

            NINDAN KOHAKU             → kohaku berpola dua tingkat
                                                       
           
            SANDAN KOHAKU             → kohaku berpola tiga tingkat
                                                       
                                                       
           
           
            HI SHOWA                            → showa yang sebagian besar tubuhnya berwarna
                                                             merah ( pola merah memanjang dari kepala sampai 
                                                             bagian ekor )

                                                             
 
           
            AKA SANKE                         → sanke yang sebagian besar tubuhnya berwarna merah
                                                           
                                                           

Tidak ada komentar: